Kamis, 21 Juni 2012

apaan siihh Buhul-buhullll,,,

hehehehe,,,, apaan seeh buhul-buhul tuh???!!

yak,, biarr pada ga penasaraann,, khususnya buat yang 'jomblo' eehhhhh,,,,,,, yang 'single' deng biar kerenan dikit,, baca ni ya... :D

sebelumnya ada yang udah tau belum tentang Hukum Tarik-Menarik (Law of Attraction??! yaa biar gampang sebut aja LOA

intinya kurang lebih gini, apa yang kita pikirkan, itulah yang semesta berikan, jadi intinya pikiran kitalah yang menarik segala sesuatu itu terjadi,,,,

* tahukah anda, doa itu terkait dengan LOA? ya,, keduanya saling menguatkan satu sama lain
* tahukaah anda, pada hakikatnya doa, impian dan harapan itu kurang lebih sama aja,,,sesuatu yang pengen kita wujudkan
* tahukah anda, terdapat satu 'buhul' (ikatan) nah ini dia yang ditunggu-tunggu.. diantara kita dengan orang-orang disekitar kita itu ada buhul-buhul yang menghubungkannya,, jadi mau ga mau ini mempengaruhi terwujud atau engga impian kita,,,,

intinya gini temen-temen,, doa itu terkait sama LOA,, kalo kita ingin sesuatu,kita tuh harus punya keyakinan buat dapet itu,, diiringin sama doa dan usaha kitaaa,, okeh-okehh :D 

semoga bermanfaat:)
#dikutup dari "7 Keajaiban Rezeki, Ippho Santosa"

Senin, 18 Juni 2012

aaaaaaaaa sediiiihhhhhhh

menatapi kesedihan tak bertepi..
membiarkan butiran bening terus mengalir di pipi..
ntah sampai kapan harus seperti ini..


oh Allah.. hadirkanlah kekuatan tanpa batas
kekuatan ntuk menahan perasaan
kekuatan untuk menerima keadaan
dan kekuatan untuk menghadapi kenyataan


oh Allah,, hadirkanlah kekasih yang Kau titipkan,,,








#aaaa sediiihhh,,,, kangeennnnnnnnnnn :''(

Senin, 11 Juni 2012

:)

jika kau mencintainya
maka cukuplah mencintai dalam diam

jika kau merindukannya,, ingatlah....

malam ini,aku, kamu,maupun dia..
masih tidur dibawah langit yang sama..

#cukup dekat bukan..:)
  dan akan selalu seperti itu....

Senin, 04 Juni 2012

apa yang membuat kita masuk surga??!


-alkisah-
Just share, semoga bermanfaat,, :)

Suatu waktu, ada seorang Imam di alam kubur ditanya oleh malaikat : wahai fulan, menurutmu apa yang membuatmu bisa masuk dalam surgaNya?
Lalu ia menjawab : sesungguhnya amalanku lah yang mampu membawaku masuk ke dalam surgaNya,,

Saat itu, malaikat langsung menceburkannya kedalam neraka,,

Mengapa??

Lalu malaikat itu berkata : tahukah kamu,, mungkin,,, seluruh amal kebaikan yang dibuat oleh seluruh tubuhmu TIDAK LEBIH BERAT dari timbangan dosa yang dibuat oleh matamu (hanya mata, belum yang lain)

Lantas, apakah yang membuat kita bisa masuk ke dalam surgaNya??
Sesungguhnya rahmat dari Nya lah yang bisa membawa kita masuk kedalam surga Nya

Lantas, apa pula yang bisa kita lakukan agar mendapar rahmat dari Nya??
Sesungguhnya melakukan amalan yang dicintai Nya lah yang bisa membuat kita mendapat rahmat dariNya

Lalu, amalan apa saja yang bisa membuat kita mendapatkan cinta dariNya??
Yaitu,, amalan-amalan yang berkelanjutan (rutin).. shalat 5 waktu yang berkelanjutan,, tilawah yang berkelanjutan,, puasa sunnah yang berkelanjutan,, dhuha dan tahajjud yang berkelanjutan, sedekah yang berkelanjutan, dll..
(jangan lupa mendoakan orang tua)
-wallahualam bishawab-

Yang mana ibadah langganan kita kawan-kawan,,, :)
 (tanya hati)

_Liqo Gabungan Masjid Al-Jabr, jl. Bango 2, Pndk Labu, Jak-Sel_

Minggu, 03 Juni 2012

bias cinta

merasakan asam manisnya cinta tanpa balas
menembus kerinduan sendiri tanpa batas
sungguh aku ta berharap
hanya menikmati ini dan sesaat meratap

sesaat aku tersadar, ta bisa, ada tempat bergantung dan berharap..
pada siapapun , dan apapun..
kecuali,, pada Maha Pemberi Harapan,,

karna,, bayangan yang melekat pada satu raga pun akan meninggalkan raganya disaat gelap..

end..

Kamis, 31 Mei 2012

ibu.

Aku lahir dari perut ibu
( kata orang , tapi emang betul kan??)

Bila aku dahaga yang susukan aku.....ibu

Bila aku lapar , yang menyuapi aku.....ibu

Bila sendirian , yang selalu di sampingku.....ibu

Bila bangun tidur , yang kucari.....ibu

Bila menangis , orang yang pertama datang.....ibu

Bila ingin bersandar , aku duduk sebelah.....ibu

Bila sedih , yang menghibur aku.....ibu

Bila nakal , yangmemarahi aku.....ibu

Bila senang , orang yang pertama aku beritahu.....ibu

Bila marah , aku suka meruahkannya pada.....ibu

Bila sakit , orang yang paling risau adalah.....ibu

Yang masih peluk cium aku sampai hari ini.....ibu

Yang selalu masak makanan kesukaan aku....ibu

Yang selalumerapikan dan menyimpan barang-barang aku.....ibu

Yang selalu menasihati aku.....ibu

Bila ingin menikah , orang yang pertama aku datangi
Dan ku minta persetujuan adalah.....ibu









Namun , , , , , seelah aku punya pasangan, ,

Bila senang , aku cerita dengan....dia

Bila sedih , aku cari....ibu

Bila mendapat keberhasilan , aku cerita pada....dia

Bila gagal , aku ceritakan pada....ibu

Bila bahagia , ku p*l*k erat....dia

Bila berduka , ku peluk erat....ibu

Bila liburan , aku mersama....dia

Bila sambut ultahnya , aku beri hadiah pada....dia

Bila sambut hari ibu , aku hanya bisa ucapkan , selamat hari....ibu

Selalu aku ingat....dia , , tapi , ,

Selalu ibu ingat aku....

Bila da waktu , aku sms....dia , , tapi , ,

Entah kapan aku tlp....ibu



Renungan :
Kalau sudah selesai belajar atau bekerja , dan sedang bersamanya ,  apakah kau masih ingat ibu??






jika esok ta pernah datang,,,


Setiap bangun tidur dan membuka mata, yang terucap adalah kalimat syukur bahwa Allah masih mengizinkan diri ini kembali melihat fajar. Merasai hembusan angin pagi yang menerobos celah jendela, dan menjumpai semua yang semalam terlihat sebelum mata terpejam masih seperti sedia kala, tidak ada yang berubah.

Kemudian melangkahlah dengan iringan doa di gerbang mungil menuju arena perjuangan kehidupan. Dengan tuntunan-Nya lah diri ini tak melangkah ke jalan yang salah, tak menjamah yang bukan hak, tak melihat yang dilarang, tak mema
kan yang tak halal, tak mendengar yang batil, dan tak banyak melakukan yang sia-sia. Karena setiap waktu yang terlewati pasti akan ditagih tanggungjawabnya. Lantaran semua jalan yang dilalui akan dimintai kesaksiannya atas diri ini. Dan sebab seluruh indera ini akan diminta bicara tentang apa-apa yang pernah tercipta.

Hari ini, masih ada lalai terbuat. Masih juga lengah sehingga khilaf tercipta. Meski segunung tausyiah pernah didengar, mulut ini masih terselip berucap dusta, saringan telinga ini tetap tak mampu membendung suara-suara melenakan, dan masih saja ada perbuatan yang salah, walau itu dalam bingkai alpa. Padahal, di setiap terminal ruhiyah, sedikitnya lima kali sehari lidah ini berucap, tangan ini tertengadah, dan mata menitikkan butir bening, seraya memohon perlindungan dari Allah dijauhkan dari salah dan dosa. Tetapi, masih juga langkah ini menuju arah yang s
alah.

Setiap hari menangis, setiap hari meminta ampunan, setiap hari berbuat salah. Hari ini mencipta dosa, esok sibuk bersujud, meluluhkan air mata, menyusun kalimat doa, menganyam pinta semoga Allah menghapusnya dalam sekejap. Detik ini berbuat salah, terlalu lama menghapusnya, bahkan kadang lupa. Padahal, bisa saja sedetik kemudian diri ini tak lagi sempat memohon ampunan. Lupakah bahwa waktu sangat cepat berlalu. Lupakah pula bahwa menyesal di akhirat hanyalah kesiaan yang nyata?
Bagaimana jika hari esok tak pernah datang, padahal baru saja seharian ini berenang di lautan dosa. Padahal belum sempat menghapus noda hari ini, kemarin, sepekan yang lalu, setahun lalu, dan bertahun-tahun yang lalu. Bagaimana jika Allah tak berkenan membukakan mata kita setelah sepanjang malam terlelap? bagaimana jika perjumpaan dan canda riang bersama keluarga semalam adalah yang terakhir kalinya. Ketika esok harinya ruh ini melihat seluruh keluarga menangisi jasad diri yang terbujur kaku berkafan putih.

Bagaimana jika matahari esok terbit dari barat, tak seperti biasanya dari timur? Padahal hari ini lupa menyebut nama-Nya. Padahal di hari ini, belum sempat mengunjungi satu persatu keluarga, kerabat, sahabat, tetangga, dan orang-orang yang pernah tersakiti oleh lidah dan tindakan kita. Sudah terlalu lama tak mencium kaki orang tua mencari keridhaannya, walau tak terhitung salah diri. Belum lagi sempat berderma, setelah derma kecil beberapa tahun lalu yang sering kita banggakan.
Dan jika memang esok tak pernah datang. Sungguh celakalah diri ini. Benar-benar celaka, bila belum sempat mencuci dosa sepanjang hidup. Bila belum mendengar ungkapan maaf dari orang-orang yang pernah terzalimi, bila belum menyisihkan harta yang menjadi hak orang lain, bila belum sempat meminta ampun atas segala salah dan khilaf yang tercipta.
Maka, saat pagi ini Allah masih memperkenankan diri menikmati fajar, mulaikan hari dengan kalimat,
"alhamdulillah , terima kasih  Allah"